Lowongan Kerja di Bank Indonesia Jurusan Pertanian

17/02/2026
Rp3000000 - Rp9000000 / month

Job Description

Pengiriman berkas dilakukan melalui email dengan ketentuan:

  • Email tujuan: [email protected]
  • Format subjek email:
    Lamaran_Konsultan Klaster Pertanian_(Nama Lengkap)
  • Contoh:
    Lamaran_Konsultan Klaster Pertanian_Harianto

Semua dokumen harus digabungkan dalam satu file PDF untuk memudahkan proses verifikasi.


**Lowongan Kerja: Tenaga Swakelola Konsultan Pengembangan Klaster Pertanian

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh**

Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh secara resmi membuka kesempatan bagi para profesional terbaik di bidang pertanian untuk bergabung sebagai Tenaga Swakelola Konsultan Pengembangan Klaster Pertanian. Informasi perekrutan ini diumumkan kepada publik melalui kanal resmi lembaga, termasuk akun Instagram regionalnya.

Kesempatan ini ditujukan bagi individu yang memiliki kompetensi mendalam dalam pengembangan sektor pertanian, terutama pada pendekatan klaster, pendampingan petani, dan penguatan rantai nilai komoditas. Posisi ini menjadi peluang strategis bagi para tenaga ahli yang ingin memberikan kontribusi langsung pada pembangunan ekonomi daerah melalui sektor pertanian—salah satu pilar penting dalam perekonomian Aceh.


1. Profil Singkat Lembaga

Sebagai bank sentral negara, Bank Indonesia memiliki peran kunci dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui berbagai program, termasuk pengembangan klaster unggulan, BI mendorong penguatan sektor riil agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kantor Perwakilan BI Provinsi Aceh memiliki tanggung jawab khusus dalam merancang dan melaksanakan kebijakan pengembangan ekonomi daerah, termasuk pembinaan terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu komponen vital dalam struktur ekonomi Aceh. Program pengembangan klaster pertanian yang digagas oleh BI Aceh bertujuan meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta daya saing para petani dan pelaku usaha melalui pendekatan komprehensif yang melibatkan:

  • Pendampingan teknis dan manajerial
  • Pembenahan tata kelola kelembagaan petani
  • Penguatan rantai nilai (value chain)
  • Akses ke permodalan, teknologi, dan pasar
  • Sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan mitra strategis lainnya

Dengan demikian, BI Aceh tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan negara, tetapi juga motor penggerak pengembangan ekonomi yang berkelanjutan di wilayahnya.


2. Gambaran Umum Pekerjaan

Posisi Konsultan Pengembangan Klaster Pertanian merupakan peran strategis yang berfokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program klaster pertanian binaan BI. Konsultan akan bertindak sebagai tenaga profesional yang memberikan dukungan teknis, riset, serta pendampingan langsung kepada petani dan kelompok tani di berbagai wilayah Aceh.

Beberapa poin penting terkait pekerjaan ini antara lain:

a. Keterlibatan langsung dengan petani dan kelompok tani

Konsultan akan berada di lapangan untuk memfasilitasi kegiatan pemberdayaan, mengidentifikasi permasalahan, memberikan solusi, serta memonitor perkembangan program. Peran ini penting untuk memastikan bahwa kegiatan klaster berjalan sesuai target dan memberikan dampak yang nyata.

b. Penyusunan laporan dan rekomendasi strategis

Setiap perkembangan kegiatan di lapangan perlu dituangkan dalam laporan komprehensif. Konsultan harus mampu menganalisis data, menyusun rekomendasi, serta mempresentasikan hasil temuan kepada tim BI.

c. Analisis rantai nilai

Mengingat posisi ini sangat berorientasi pada peningkatan daya saing komoditas pertanian, konsultan harus memahami struktur rantai nilai komoditas mulai dari hulu hingga hilir. Hal ini menjadi dasar dalam merancang strategi pengembangan klaster yang efektif.

d. Kolaborasi lintas lembaga

Konsultan akan bekerja bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, penyuluh pertanian, perguruan tinggi, lembaga swasta, serta komunitas petani.

e. Penguatan kelembagaan & ekosistem klaster

Konsultan diharapkan mampu mengembangkan kelembagaan petani agar lebih mandiri, profesional, dan mampu mengelola kegiatan usaha secara modern dan berkelanjutan.


3. Posisi dan Penempatan Kerja

  • Nama posisi: Tenaga Swakelola – Konsultan Pengembangan Klaster Pertanian
  • Penempatan: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh
  • Lokasi kerja utama: Provinsi Aceh, baik di kantor maupun di lapangan sesuai lokasi klaster pertanian binaan

Konsultan akan bekerja secara intensif mengikuti jadwal kegiatan yang disusun bersama tim BI Aceh, baik pada hari kerja maupun saat diperlukan kegiatan khusus di luar jam kantor.


4. Persyaratan Umum Pelamar

Untuk dapat mengikuti proses seleksi, pelamar wajib memenuhi kriteria berikut:

a. Kewarganegaraan dan Usia

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia maksimal 35 tahun per 1 April 2026

b. Pendidikan

  • Pendidikan minimal S1 dari Fakultas Pertanian
  • Diutamakan lulusan Agroteknologi
  • IPK minimal 3,00
  • Lulusan jurusan lain dapat mendaftar selama memiliki pengalaman relevan dengan pengembangan klaster atau pemberdayaan petani

c. Pengalaman Kerja

  • Minimal 3 tahun dalam kegiatan:
    • Pengembangan klaster pertanian
    • Pendampingan petani
    • Program pemberdayaan sektor pertanian
    • Pengembangan komoditas berbasis rantai nilai

d. Kemampuan Teknis

  • Memahami konsep value chain komoditas
  • Menguasai Microsoft Office (khususnya Excel & PowerPoint)
  • Familiar dengan penggunaan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI)
  • Mampu menyusun laporan teknis, analisis, dan presentasi strategis

e. Kemampuan Non-Teknis

  • Komunikatif, terutama dalam berinteraksi dengan petani
  • Siap bekerja di lapangan (on-site) dan melakukan perjalanan ke lokasi klaster
  • Mampu bekerja sama dalam tim maupun secara mandiri
  • Memiliki integritas tinggi

f. Legalitas

  • Tidak pernah dan/atau tidak sedang menjalani sanksi pidana
  • Dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku

5. Deskripsi Tugas (Job Desk) – Lebih Mendalam dan Terperinci

Bagian ini diperluas secara detail agar memberikan gambaran komprehensif tentang peran Konsultan Pengembangan Klaster Pertanian.

A. Pendampingan Teknis kepada Petani

Konsultan bertugas memberikan pendampingan teknis yang mencakup:

  • Identifikasi kebutuhan teknologi, bibit, pupuk, dan sarana produksi
  • Penerapan Good Agricultural Practices (GAP)
  • Pengendalian hama dan penyakit tanaman
  • Pengelolaan pasca-panen yang efisien
  • Peningkatan kualitas komoditas agar sesuai standar pasar

B. Pengembangan Kelembagaan Petani

Peran konsultan tidak hanya fokus pada teknis budidaya, tetapi juga membangun kekuatan kelembagaan petani, antara lain:

  • Membantu pembentukan kelompok tani modern
  • Mengembangkan pola kepemimpinan kelompok
  • Memperkuat manajemen usaha tani
  • Mendorong pembentukan koperasi atau unit bisnis

C. Analisis Rantai Nilai Komoditas

Meliputi:

  • Menganalisis peran dan aktor dalam rantai nilai (input–produksi–pengolahan–distribusi–pasar)
  • Mengidentifikasi hambatan di setiap titik rantai nilai
  • Menyusun strategi percepatan perbaikan rantai nilai
  • Memetakan peluang pasar untuk peningkatan nilai tambah

D. Monitoring dan Evaluasi Program

Konsultan terlibat dalam:

  • Menyusun baseline data
  • Melakukan monitoring berkala atas progres klaster
  • Menyiapkan laporan Monev lengkap
  • Memberikan rekomendasi perbaikan
  • Mendokumentasikan best practices

E. Kolaborasi dengan Mitra Strategis

Tugas-tugas meliputi:

  • Menjalin komunikasi aktif dengan pemerintah daerah
  • Mendorong sinergi dengan akademisi dan lembaga penelitian
  • Mengelola koordinasi dengan penyuluh pertanian
  • Mengidentifikasi peluang kemitraan dengan swasta

F. Penyusunan Laporan dan Presentasi

Konsultan harus mampu:

  • Menyusun laporan bulanan, triwulanan, dan tahunan
  • Membuat materi presentasi profesional
  • Melakukan pemaparan hasil kegiatan kepada manajemen BI

G. Edukasi Digital dan Literasi Teknologi

Mengajarkan petani menggunakan alat bantu digital, seperti:

  • Aplikasi pencatatan hasil panen
  • Teknologi prediksi cuaca
  • Sistem penjualan daring
  • Penggunaan AI sederhana untuk monitoring kesehatan tanaman

Dengan tugas-tugas yang luas tersebut, konsultan menjadi elemen vital dalam keberhasilan program klaster.


6. Dokumen yang Wajib Dilampirkan

Pelamar perlu menyiapkan berkas berikut dalam satu file PDF:

  1. Surat lamaran resmi
  2. Curriculum Vitae (CV) terbaru
  3. Fotokopi ijazah
  4. Fotokopi transkrip nilai
  5. Fotokopi KTP
  6. SKCK yang masih berlaku
  7. Dokumen pendukung lain (sertifikat pelatihan, portofolio pendampingan, dll.)

7. Tata Cara Pendaftaran

Pengiriman berkas dilakukan melalui email dengan ketentuan:

  • Email tujuan: [email protected]
  • Format subjek email:
    Lamaran_Konsultan Klaster Pertanian_(Nama Lengkap)
  • Contoh:
    Lamaran_Konsultan Klaster Pertanian_Harianto

Semua dokumen harus digabungkan dalam satu file PDF untuk memudahkan proses verifikasi.


8. Periode Pendaftaran dan Informasi Penting

  • Masa pendaftaran: 12–28 Februari 2026
  • Tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun
  • BI mengingatkan pelamar untuk selalu waspada terhadap penipuan rekrutmen

 

Location

Photos