Job Description
Tata Cara Melamar:
Jika anda sesuai dengan kualifikasi dan berminat untuk melamar silahkan daftarkan diri anda melalui link berikut :
- Periode pendaftaran 15 Januari s.d 18 Januari 2026
- Hati-hati terhadap segala bentuk jenis penipuan, karena lowongan ini gratis tidak ada biaya dalam bentuk apapun.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) merupakan salah satu lembaga pemerintahan pusat yang memegang peran strategis dalam perumusan, pelaksanaan, serta evaluasi kebijakan nasional di bidang kesehatan. Sebagai institusi negara yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Kemenkes RI menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan pembangunan kesehatan nasional yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan.
Sejak awal berdirinya, Kementerian Kesehatan telah menjadi garda terdepan dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Tugas utamanya mencakup penyusunan kebijakan, penyelenggaraan program kesehatan, pengawasan pelaksanaan pelayanan kesehatan, hingga penguatan sistem kesehatan nasional. Seluruh upaya tersebut diarahkan untuk memastikan bahwa setiap warga negara memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak, adil, dan terjangkau tanpa diskriminasi.
Dalam menjalankan mandat tersebut, Kemenkes RI mengelola berbagai direktorat jenderal, badan, pusat, serta unit pelaksana teknis yang tersebar di seluruh Indonesia. Jaringan kerja yang luas ini memungkinkan kementerian hadir hingga ke daerah-daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan terluar. Dengan dukungan tenaga profesional di berbagai bidang, Kemenkes RI terus berupaya menjawab tantangan kesehatan nasional yang kompleks dan dinamis.
Peran Strategis Kemenkes dalam Pembangunan Kesehatan Nasional
Pembangunan kesehatan merupakan salah satu pilar utama pembangunan nasional. Kementerian Kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Fokus kerja kementerian tidak hanya terbatas pada pengobatan penyakit, tetapi juga pada pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat.
Beberapa fokus utama kebijakan Kemenkes RI meliputi:
-
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Kemenkes aktif dalam menangani penyakit menular seperti tuberkulosis, HIV/AIDS, malaria, demam berdarah, hingga penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan kanker. Berbagai program vaksinasi nasional, surveilans epidemiologi, serta kampanye kesehatan masyarakat dilakukan secara berkelanjutan. -
Peningkatan Akses Pelayanan Kesehatan
Pemerintah melalui Kemenkes RI memperluas akses pelayanan kesehatan melalui pembangunan dan peningkatan fasilitas Puskesmas, rumah sakit, laboratorium kesehatan, serta layanan kesehatan keliling untuk daerah terpencil. -
Penyediaan Tenaga Kesehatan
Kemenkes bertanggung jawab dalam perencanaan, distribusi, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, termasuk dokter, perawat, bidan, apoteker, dan tenaga kesehatan masyarakat. -
Pengawasan Obat dan Alat Kesehatan
Kementerian juga berperan dalam menjamin ketersediaan obat yang aman, bermutu, dan terjangkau, serta pengawasan alat kesehatan yang digunakan di fasilitas pelayanan. -
Penanganan Isu Kesehatan Prioritas Nasional
Isu strategis seperti penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, penanggulangan gizi buruk, serta penguatan ketahanan kesehatan nasional menjadi perhatian utama.
Transformasi Digital Kesehatan
Memasuki era revolusi industri 4.0, Kementerian Kesehatan RI terus mendorong transformasi digital di sektor kesehatan. Digitalisasi layanan kesehatan menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu agenda besar transformasi ini adalah integrasi data kesehatan nasional melalui sistem informasi kesehatan yang terhubung antar fasilitas pelayanan. Dengan sistem digital yang terintegrasi, rekam medis elektronik, sistem rujukan online, serta dashboard monitoring kesehatan nasional dapat berjalan secara real time dan akurat.
Transformasi digital ini bertujuan untuk:
-
Meningkatkan kecepatan layanan rujukan pasien.
-
Menyediakan data kesehatan nasional yang valid.
-
Mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based policy).
-
Meningkatkan akuntabilitas pengelolaan program kesehatan.
-
Memperkuat sistem pembiayaan dan perencanaan kesehatan.
Untuk mewujudkan ekosistem digital kesehatan tersebut, Kemenkes RI menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga nasional maupun internasional, sektor swasta, akademisi, serta mitra pembangunan global.
Program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN)
Salah satu program strategis yang saat ini dijalankan Kementerian Kesehatan RI adalah Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN) atau Program Penguatan Jejaring Rujukan Pelayanan Kesehatan Indonesia.
Program SIHREN dirancang untuk memperkuat sistem rujukan pasien antar fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas, rumah sakit daerah, hingga rumah sakit rujukan nasional. Sistem rujukan yang kuat dan efisien menjadi kunci utama dalam memastikan pasien mendapatkan penanganan medis yang tepat, cepat, dan sesuai dengan tingkat kebutuhannya.
Tujuan Program SIHREN
Program SIHREN memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
-
Meningkatkan Efektivitas Sistem Rujukan Nasional
Memastikan alur rujukan pasien berjalan sistematis, transparan, dan berbasis teknologi informasi. -
Memperkuat Kapasitas Fasilitas Kesehatan
Meningkatkan kemampuan fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan agar dapat memberikan layanan optimal. -
Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pasien
Mengurangi waktu tunggu, mempercepat proses rujukan, serta meningkatkan keselamatan pasien. -
Mengintegrasikan Sistem Informasi Kesehatan
Menyatukan berbagai platform digital pelayanan kesehatan dalam satu jaringan nasional. -
Mendukung Transformasi Digital Kesehatan
Menjadi fondasi pengembangan ekosistem digital kesehatan Indonesia.
Ruang Lingkup Program
Program SIHREN mencakup berbagai kegiatan seperti:
-
Pengembangan sistem aplikasi rujukan nasional.
-
Pelatihan tenaga kesehatan terkait manajemen rujukan.
-
Penguatan infrastruktur teknologi informasi kesehatan.
-
Monitoring dan evaluasi sistem rujukan.
-
Koordinasi antar instansi pusat dan daerah.
-
Kerja sama dengan mitra internasional di bidang kesehatan.
Keberhasilan program SIHREN sangat bergantung pada dukungan tenaga profesional yang kompeten, berdedikasi, serta memiliki semangat inovasi dalam mendukung transformasi sektor kesehatan Indonesia.
Kesempatan Bergabung Bersama Kementerian Kesehatan RI
Sebagai bagian dari upaya penguatan pelaksanaan Program SIHREN, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung sebagai Tenaga Pendukung Program SIHREN.
Rekrutmen ini ditujukan bagi individu yang memiliki integritas tinggi, profesionalisme, semangat pengabdian, serta komitmen kuat dalam mendukung pembangunan kesehatan nasional.
POSISI YANG DIBUKA
1. Finance Officer
Deskripsi Umum Jabatan
Finance Officer merupakan posisi strategis yang bertanggung jawab dalam pengelolaan administrasi keuangan program SIHREN. Peran ini sangat penting untuk memastikan seluruh kegiatan program berjalan sesuai rencana anggaran, mematuhi regulasi keuangan pemerintah, serta memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Finance Officer akan bekerja secara langsung dengan tim manajemen program, unit perencanaan keuangan, serta pihak eksternal seperti mitra pembangunan, lembaga donor, maupun auditor. Posisi ini membutuhkan individu yang teliti, sistematis, serta memiliki kemampuan analisis keuangan yang baik.
Tugas dan Tanggung Jawab
Adapun ruang lingkup tugas Finance Officer meliputi:
-
Menyusun rencana anggaran program SIHREN sesuai dengan pedoman pengelolaan keuangan yang berlaku.
-
Melakukan pengelolaan administrasi keuangan harian program, termasuk pencatatan transaksi dan pengarsipan dokumen keuangan.
-
Memastikan seluruh penggunaan dana program sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan ketentuan internal kementerian.
-
Menyusun laporan keuangan periodik untuk kebutuhan monitoring, evaluasi, dan audit.
-
Berkoordinasi dengan unit keuangan Kementerian Kesehatan serta pihak terkait lainnya.
-
Melakukan verifikasi dokumen pembayaran dan pertanggungjawaban kegiatan.
-
Mengelola perpajakan program sesuai dengan regulasi perpajakan nasional.
-
Mendukung proses audit internal maupun eksternal.
-
Menyusun analisis realisasi anggaran dan rekomendasi perbaikan pengelolaan keuangan.
-
Berpartisipasi dalam rapat koordinasi program dan memberikan masukan terkait aspek keuangan.
Kualifikasi dan Persyaratan
-
Pria atau wanita.
-
Usia minimal 22 tahun dan maksimal 40 tahun.
-
Pendidikan minimal S1 di bidang Akuntansi, Manajemen Keuangan, atau Perpajakan.
-
Memiliki pengalaman kerja di bidang keuangan, khususnya pada pengelolaan program atau proyek.
-
Memahami prinsip dasar akuntansi dan manajemen keuangan.
-
Mampu mengoperasikan aplikasi perkantoran (Ms. Office), khususnya Microsoft Excel.
-
Diutamakan memiliki kemampuan berbahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.
-
Diutamakan memiliki pengalaman bekerja sama dengan instansi pemerintah, NGO, atau lembaga internasional.
-
Teliti, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
-
Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim.
-
Memiliki kemampuan komunikasi dan koordinasi yang baik.
Nilai Tambah yang Diharapkan
-
Kemampuan menyusun laporan keuangan berbasis sistem digital.
-
Pengalaman menggunakan aplikasi keuangan pemerintah.
-
Pemahaman regulasi keuangan sektor publik.
-
Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas.
2. Office Boy / Office Girl
Deskripsi Umum Jabatan
Office Boy / Office Girl merupakan tenaga pendukung operasional kantor yang berperan penting dalam menjaga kelancaran aktivitas administrasi sehari-hari. Posisi ini mendukung kenyamanan lingkungan kerja, kebersihan ruang kantor, serta membantu berbagai kebutuhan logistik dan pelayanan internal.
Keberadaan Office Boy / Office Girl yang sigap, ramah, dan bertanggung jawab sangat membantu efektivitas kerja seluruh tim program SIHREN.
Tugas dan Tanggung Jawab
-
Menjaga kebersihan ruang kerja, ruang rapat, dan area kantor lainnya.
-
Menyiapkan konsumsi untuk rapat atau kegiatan kantor.
-
Membantu distribusi dokumen atau surat internal.
-
Mendukung kebutuhan logistik kantor sehari-hari.
-
Melakukan pengarsipan sederhana jika diperlukan.
-
Mengatur ketersediaan perlengkapan kantor.
-
Membantu tugas operasional ringan lainnya sesuai arahan atasan.
-
Menjaga kerapihan dan kenyamanan lingkungan kerja.
-
Memberikan pelayanan yang ramah kepada tamu kantor.
Kualifikasi dan Persyaratan
-
Pria atau wanita.
-
Usia minimal 20 tahun dan maksimal 30 tahun.
-
Pendidikan minimal SMA/SMK atau sederajat.
-
Diutamakan memiliki pengalaman sebagai Office Boy / Office Girl.
-
Jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
-
Rajin, cekatan, serta memiliki inisiatif kerja.
-
Ramah, sopan, dan berpenampilan rapi.
-
Mampu bekerja sama dengan seluruh anggota tim.
Mengapa Bergabung Bersama Kemenkes RI?
Bergabung dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga menjadi bagian dari misi besar pembangunan kesehatan bangsa. Setiap kontribusi yang Anda berikan akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup jutaan masyarakat Indonesia.
Beberapa manfaat bergabung dalam Program SIHREN:
-
Kesempatan bekerja di lingkungan instansi pemerintah pusat.
-
Terlibat langsung dalam program strategis nasional.
-
Pengalaman bekerja dengan tim profesional lintas sektor.
-
Kesempatan meningkatkan kompetensi dan wawasan di bidang kesehatan nasional.
-
Kontribusi nyata dalam transformasi sistem kesehatan Indonesia.