Lowongan kerja di Kemenkes untuk Semua Jurusan Banyak Kebutuhan

20/01/2026
Rp5000000 - Rp15000000 / month

Job Description

Daftar disini :
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSeVdcfrUx3oo8Y8-TxC7EOGuQWk4lTLd4VPT7DdrqFKTcn-ew/viewform

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) merupakan lembaga pemerintahan pusat yang bertanggung jawab penuh dalam perumusan, pelaksanaan, serta evaluasi kebijakan nasional di bidang kesehatan. Sebagai institusi strategis negara, Kemenkes RI berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia dan menjadi motor utama dalam memastikan seluruh masyarakat Indonesia memperoleh layanan kesehatan yang adil, merata, bermutu, serta terjangkau.

Sejak berdiri, Kemenkes RI terus bertransformasi mengikuti dinamika kebutuhan kesehatan masyarakat, perkembangan ilmu kedokteran, teknologi kesehatan, serta tantangan global seperti penyakit menular, pandemi, stunting, gizi buruk, hingga penguatan sistem kesehatan nasional. Kementerian ini memimpin perencanaan pembangunan kesehatan nasional, pengelolaan fasilitas kesehatan, pembinaan tenaga kesehatan, pengawasan obat dan alat kesehatan, hingga penyusunan regulasi dan standar pelayanan kesehatan.

Dalam mendukung agenda pembangunan nasional, Kemenkes RI mengemban visi besar yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Untuk mencapai visi tersebut, Kemenkes RI terus membangun sistem kesehatan yang kuat, adaptif, berbasis bukti ilmiah, serta terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah.

Saat ini, Kemenkes RI tengah menjalankan transformasi sistem kesehatan nasional yang mencakup enam pilar utama: transformasi layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, serta teknologi kesehatan. Seluruh transformasi ini bertujuan menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang lebih responsif, efisien, transparan, dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari agenda transformasi tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bekerja sama dengan berbagai mitra pembangunan internasional, seperti Bank Dunia (World Bank), Asian Development Bank (ADB), dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk memperkuat fondasi sistem kesehatan Indonesia melalui pendanaan, asistensi teknis, serta peningkatan kapasitas institusi dan sumber daya manusia.

Dukungan global ini melahirkan Program Penguatan Sistem Kesehatan Indonesia (Indonesia Health System Strengthening Project / IHSS), sebuah program strategis berskala nasional yang bertujuan memperkuat layanan kesehatan primer dan sistem laboratorium kesehatan publik sebagai tulang punggung ketahanan kesehatan nasional.


Tentang Program IHSS

Program IHSS adalah inisiatif besar Kementerian Kesehatan RI dalam membangun sistem kesehatan Indonesia yang tangguh, inklusif, dan siap menghadapi tantangan kesehatan masa kini maupun masa depan. Program ini dijalankan melalui dua proyek utama, yaitu:

1. SOPHI – Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia

Proyek SOPHI berfokus pada penguatan layanan kesehatan primer di seluruh Indonesia. Layanan kesehatan primer merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, mencakup puskesmas, posyandu, klinik pratama, dan jejaring layanan dasar lainnya. Melalui SOPHI, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas perencanaan, penganggaran, tata kelola, serta manajemen layanan primer agar lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

SOPHI juga bertujuan memperkuat kapasitas institusi kesehatan di tingkat nasional dan daerah, meningkatkan sistem pembiayaan layanan primer, serta memperbaiki mekanisme monitoring dan evaluasi agar setiap program kesehatan berjalan tepat sasaran.

2. InPULS – Indonesia Public Laboratory Strengthening Project

Proyek InPULS dirancang untuk memperkuat sistem laboratorium kesehatan masyarakat Indonesia. Laboratorium kesehatan memiliki peran krusial dalam deteksi dini penyakit, pengawasan wabah, penegakan diagnosis, serta mendukung kebijakan kesehatan berbasis data.

Melalui InPULS, Kemenkes RI melakukan peningkatan infrastruktur laboratorium, modernisasi peralatan, penguatan SDM laboratorium, peningkatan sistem manajemen mutu, serta integrasi data laboratorium secara nasional. Proyek ini memastikan Indonesia memiliki sistem laboratorium yang andal, siap menghadapi ancaman penyakit menular, serta mendukung ketahanan kesehatan nasional.


Kesempatan Berkarier Bersama Kementerian Kesehatan RI

Untuk mendukung implementasi SOPHI dan InPULS, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia membuka kesempatan bagi para profesional muda dan berpengalaman yang memiliki semangat pengabdian, integritas tinggi, serta kompetensi unggul untuk bergabung dalam tim nasional transformasi kesehatan Indonesia.

Para kandidat terpilih akan bekerja langsung dalam proyek strategis nasional, berkolaborasi dengan institusi pemerintah pusat dan daerah, lembaga internasional, serta berbagai pemangku kepentingan sektor kesehatan. Ini adalah kesempatan berharga untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan bangsa.


POSISI YANG DIBUTUHKAN

A. POSISI UNTUK PROYEK SOPHI

1. Finance Coordinator SOPHI

Peran Utama:
Sebagai Finance Coordinator, Anda akan menjadi penggerak utama dalam pengelolaan keuangan proyek SOPHI. Posisi ini bertanggung jawab memastikan seluruh aktivitas perencanaan anggaran, pengelolaan dana, pelaporan keuangan, serta kepatuhan terhadap regulasi nasional dan ketentuan donor internasional berjalan secara transparan dan akuntabel.

Tanggung Jawab:

  • Menyusun rencana anggaran tahunan proyek SOPHI.

  • Mengelola alokasi dan realisasi dana proyek.

  • Menyusun laporan keuangan berkala sesuai standar pemerintah dan donor.

  • Memastikan kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan keuangan negara dan perjanjian pinjaman luar negeri.

  • Berkoordinasi dengan unit internal Kemenkes RI dan lembaga donor.

  • Memberikan asistensi teknis pengelolaan keuangan kepada tim daerah.

Kualifikasi:

  • Pendidikan minimal S2 bidang Ekonomi, Akuntansi, Manajemen, atau relevan.

  • Pengalaman minimal 3 tahun di bidang keuangan/perencanaan.

  • Diutamakan berpengalaman mengelola hibah atau pinjaman internasional.

  • Menguasai aplikasi perkantoran.

  • Mampu berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia dan Inggris.

  • Memiliki sertifikasi keuangan menjadi nilai tambah.


2. Planning Coordinator SOPHI

Peran Utama:
Bertanggung jawab dalam perencanaan strategis program SOPHI agar seluruh intervensi penguatan layanan primer berjalan sistematis, terukur, dan selaras dengan kebijakan nasional.

Tanggung Jawab:

  • Menyusun rencana kerja dan target program.

  • Menyelaraskan perencanaan pusat dan daerah.

  • Menyiapkan dokumen readiness project pinjaman luar negeri.

  • Mengkoordinasikan perencanaan infrastruktur dan pengadaan fasilitas kesehatan primer.

  • Menyusun laporan perencanaan berkala.

Kualifikasi:

  • Pendidikan minimal S2, salah satu jenjang di bidang kesehatan/biomedis.

  • Pengalaman minimal 3 tahun dalam perencanaan atau keuangan.

  • Pengalaman proyek donor internasional menjadi nilai tambah.

  • Mampu bekerja lintas sektor dan institusi.


3. Monev Assistant SOPHI

Peran Utama:
Mendukung pelaksanaan monitoring dan evaluasi proyek SOPHI untuk memastikan target kinerja tercapai.

Tanggung Jawab:

  • Mengumpulkan dan menganalisis data kinerja program.

  • Menyusun laporan monitoring berkala.

  • Mendukung evaluasi capaian output dan outcome.

  • Berkoordinasi dengan tim daerah.

Kualifikasi:

  • S1 Kesehatan Masyarakat/MIPA.

  • Pengalaman minimal 1 tahun di bidang monitoring evaluasi.

  • Mampu mengolah data dan laporan.


4. Procurement Assistant SOPHI

Peran Utama:
Menangani proses pengadaan barang dan jasa untuk kebutuhan proyek SOPHI.

Tanggung Jawab:

  • Menyiapkan dokumen pengadaan.

  • Melaksanakan proses tender sesuai regulasi.

  • Berkoordinasi dengan unit pengadaan pemerintah dan donor.

  • Memastikan transparansi dan akuntabilitas pengadaan.

Kualifikasi:

  • S1 semua jurusan (diutamakan hukum).

  • Pengalaman minimal 1 tahun di bidang pengadaan.

  • Sertifikat pengadaan menjadi nilai tambah.


5. Planning Assistant SOPHI

Peran Utama:
Mendukung perencanaan operasional proyek SOPHI.

Tanggung Jawab:

  • Menyiapkan dokumen rencana kerja.

  • Membantu analisis kebutuhan fasilitas kesehatan primer.

  • Menyusun laporan perencanaan.

Kualifikasi:

  • S1 Kesehatan Masyarakat/MIPA.

  • Pengalaman minimal 1 tahun di bidang perencanaan.


6. Finance Assistant SOPHI

Peran Utama:
Mendukung administrasi dan pencatatan keuangan proyek SOPHI.

Tanggung Jawab:

  • Mencatat transaksi keuangan.

  • Menyiapkan laporan keuangan.

  • Mendukung audit internal.

Kualifikasi:

  • S1 Akuntansi/Ekonomi/Manajemen.

  • Pengalaman minimal 1 tahun di bidang keuangan.


B. POSISI UNTUK PROYEK InPULS

7. Planning Coordinator InPULS

Peran Utama:
Memimpin perencanaan strategis penguatan sistem laboratorium kesehatan nasional.

Tanggung Jawab:

  • Menyusun rencana pengembangan laboratorium nasional.

  • Menyiapkan dokumen kesiapan proyek pinjaman luar negeri.

  • Mengkoordinasikan pembangunan infrastruktur laboratorium.

  • Berkolaborasi dengan institusi pusat dan daerah.

Kualifikasi:

  • S2 Kesehatan/Medis/PhD bidang kesehatan.

  • Pengalaman minimal 3 tahun di bidang perencanaan kesehatan.


8. Planning Assistant InPULS

Peran Utama:
Mendukung penyusunan rencana operasional proyek InPULS.


9. Monev Assistant InPULS

Peran Utama:
Mendukung monitoring dan evaluasi pelaksanaan proyek InPULS.


10. Procurement Assistant InPULS

Peran Utama:
Menangani proses pengadaan alat laboratorium dan infrastruktur.


11. Admin & Logistic Staff InPULS

Peran Utama:
Mengelola administrasi dan logistik proyek InPULS.


(Untuk kualifikasi detail masing-masing posisi tetap mengacu pada persyaratan pendidikan dan pengalaman sebagaimana ketentuan rekrutmen.)


Mengapa Bergabung Bersama Kemenkes RI?

✔ Berkontribusi langsung dalam transformasi kesehatan nasional
✔ Terlibat dalam proyek strategis berskala internasional
✔ Lingkungan kerja profesional dan kolaboratif
✔ Kesempatan pengembangan kapasitas bersama lembaga global

Location

Photos

Video