Lowongan Kerja di Kementrian Kesehatan untuk S1 dan S2 Banyak Kebutuhan

03/02/2026
Rp5000000 - Rp9000000 / month

Job Description

Periode pengiriman aplikasi dibuka mulai 29 Januari hingga 10 Februari 2026. Pelamar dapat mengirimkan lamaran melalui tautan berikut https://s.kemkes.go.id/RecruitmentIHSSBatchV

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi: ihss.kemkes.go.id

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali membuka kesempatan bagi para profesional terbaik bangsa untuk berkontribusi dalam penguatan sistem pelayanan kesehatan nasional melalui rekrutmen konsultan Proyek Improving Health System Strengthening (IHSS). Kesempatan ini ditujukan bagi individu yang memiliki komitmen kuat, pengalaman memadai, dan dedikasi untuk terlibat langsung dalam pembangunan sektor kesehatan yang lebih inklusif, kokoh, dan berkelanjutan.


Profil Proyek IHSS

Proyek Improving Health System Strengthening (IHSS) merupakan salah satu program strategis nasional yang digagas untuk memperkuat fondasi pelayanan kesehatan dari hulu ke hilir. Proyek ini berfokus pada peningkatan kualitas manajemen kesehatan, transformasi sistem rujukan, optimalisasi fasilitas layanan kesehatan, hingga pengembangan kebijakan yang berbasis bukti (evidence-based policy).

Dalam pelaksanaannya, proyek IHSS tidak hanya melibatkan Kementerian Kesehatan sebagai pengampu utama, tetapi juga memperoleh dukungan penuh dari berbagai organisasi dan lembaga internasional seperti GERMAS, Bank Dunia (World Bank), serta Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Melalui sinergi multipihak ini, pemerintah menargetkan tercapainya sistem kesehatan yang responsif, efisien, dan adaptif untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat di era modern—termasuk penyakit menular, penyakit tidak menular, kesiapsiagaan bencana, hingga digitalisasi layanan kesehatan.

IHSS dirancang sebagai program berkelanjutan yang mencakup penguatan sistem pembiayaan, peningkatan tata kelola layanan kesehatan, serta perbaikan mekanisme rujukan secara nasional. Konsultan yang terlibat dalam proyek ini akan bekerja bersama tim teknis Kementerian Kesehatan dengan pendekatan kolaboratif, analitis, dan strategis untuk mewujudkan sasaran tersebut.


Profil Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Sebagai institusi pemerintah yang bertanggung jawab dalam mengelola sistem kesehatan nasional, Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) memiliki peran penting dalam memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas. Dengan mandat yang luas, mulai dari penyusunan regulasi, penguatan fasilitas layanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan kebijakan kesehatan publik, Kemenkes menjadi garda terdepan dalam pembangunan kesehatan nasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kemenkes RI telah melaksanakan berbagai transformasi besar, termasuk transformasi layanan primer, layanan rujukan, hingga digitalisasi melalui Satu Data Kesehatan dan integrasi layanan berbasis elektronik. Keterlibatan konsultan profesional dalam proyek IHSS akan mendukung keberhasilan transformasi tersebut dengan menghadirkan perspektif teknis, analitis, serta manajerial yang lebih kuat.


Posisi yang Dibuka

Kementerian Kesehatan membuka kesempatan untuk dua posisi strategis sebagai berikut:


1. Referral Health Specialist (Spesialis Sistem Rujukan Kesehatan)

Posisi Referral Health Specialist ditujukan bagi profesional yang memiliki pengalaman komprehensif dalam manajemen pelayanan kesehatan dan penyusunan kebijakan rujukan. Posisi ini sangat penting karena sistem rujukan merupakan tulang punggung pelayanan kesehatan yang efektif, terutama dalam memastikan kesinambungan layanan dari tingkat dasar hingga rumah sakit rujukan.

Tugas dan Tanggung Jawab Utama

Dalam menjalankan fungsi sebagai Referral Health Specialist, konsultan akan bertanggung jawab atas sejumlah pekerjaan, termasuk:

  1. Menyusun Analisis Sistem Rujukan Kesehatan

    • Melakukan pemetaan komprehensif terhadap sistem rujukan yang berlaku saat ini.

    • Mengidentifikasi hambatan administratif, teknis, maupun operasional yang berdampak pada efektivitas rujukan pasien.

    • Menyusun rekomendasi berbasis data untuk perbaikan alur rujukan nasional.

  2. Memberikan Dukungan Teknis untuk Penyusunan Kebijakan

    • Berkolaborasi bersama unit-unit teknis Kemenkes dalam merumuskan pedoman, standar operasional prosedur (SOP), serta kerangka kebijakan baru.

    • Memastikan bahwa kebijakan yang disusun sejalan dengan standar internasional dan praktik terbaik (best practice).

  3. Merancang Strategi Penguatan Jejaring Fasilitas Kesehatan

    • Mengembangkan strategi integrasi antara fasilitas kesehatan primer, sekunder, dan tersier.

    • Mengusulkan langkah-langkah peningkatan kapasitas rumah sakit dalam mendukung sistem rujukan.

  4. Memonitor Implementasi Program Penguatan Sistem Rujukan

    • Mengawal pelaksanaan program rujukan di berbagai daerah.

    • Menyusun laporan perkembangan implementasi yang rinci, sistematis, serta mudah diikuti oleh para pemangku kepentingan.

  5. Memberikan Pendampingan Teknis kepada Tim Kemenkes

    • Bekerja bersama pegawai kementerian dari berbagai latar belakang untuk memperkuat pemahaman terkait sistem rujukan.

    • Memberikan pelatihan atau workshop bila diperlukan.

Dengan cakupan pekerjaan yang luas, posisi ini memerlukan individu yang analitis, strategis, serta memiliki kemampuan komunikasi dan koordinasi yang kuat.

Kualifikasi Minimal

  • Pendidikan minimal S2 di bidang:

    • Kesehatan Masyarakat

    • Administrasi Rumah Sakit

    • Atau bidang relevan lainnya.

  • Pengalaman kerja minimal 5 tahun dalam:

    • Manajemen rumah sakit, atau

    • Kebijakan kesehatan, khususnya terkait sistem layanan rujukan.

  • Memiliki pengalaman dalam kegiatan konsultasi kebijakan kesehatan menjadi nilai tambah yang signifikan.

  • Mampu menyusun analisis sistem rujukan berbasis data dan kajian ilmiah.


2. Project Controller (Pengendali Proyek IHSS)

Project Controller akan berperan sebagai pengawas dan pengendali pelaksanaan proyek secara menyeluruh. Posisi ini memegang peranan penting untuk memastikan bahwa proyek IHSS berjalan tepat waktu, sesuai anggaran, dan mengikuti standar kualitas yang telah ditetapkan.

Tugas dan Tanggung Jawab Utama

Seorang Project Controller akan diharapkan menjalankan tanggung jawab berikut:

  1. Perencanaan dan Pengendalian Proyek

    • Menyusun rencana kerja proyek, termasuk timeline, target output, serta indikator kinerja.

    • Mengawasi kemajuan program untuk memastikan kesesuaian dengan rencana yang telah disusun.

  2. Monitoring dan Evaluasi Kegiatan

    • Melakukan monitoring berkala terhadap berbagai komponen proyek IHSS.

    • Menganalisis data kegiatan untuk mengevaluasi capaian program dan mengidentifikasi potensi hambatan.

  3. Manajemen Anggaran dan Pelaporan

    • Memastikan penggunaan anggaran proyek sesuai aturan pembiayaan yang berlaku.

    • Menyusun laporan keuangan teknis dan administratif secara berkala.

  4. Koordinasi dengan Tim Teknis dan Mitra Proyek

    • Berkomunikasi secara intensif dengan unit kerja di Kemenkes serta mitra internasional seperti World Bank dan AIIB.

    • Mengkoordinasikan kegiatan antara berbagai pihak agar sinkron dan terarah.

  5. Pengelolaan Risiko Proyek

    • Mengidentifikasi potensi risiko dalam pelaksanaan program.

    • Memberikan rekomendasi langkah mitigasi melalui pendekatan yang sistematis.

  6. Penyusunan Dokumentasi Proyek

    • Menyiapkan dokumentasi lengkap mulai dari laporan kemajuan, laporan akhir, hingga arsip kegiatan untuk keperluan audit dan pertanggungjawaban.

Kualifikasi Minimal

  • Pendidikan minimal S1 di bidang:

    • Kesehatan Masyarakat

    • Manajemen Kesehatan

    • Ilmu Sosial

    • Statistika

    • Studi Pembangunan

    • Atau bidang relevan lainnya.

  • Memiliki pengalaman kerja minimal 5 tahun dalam:

    • Perencanaan program kesehatan skala besar

    • Pengendalian dan manajemen proyek pembangunan

  • Terbiasa mengelola proyek dengan banyak pemangku kepentingan.


Persyaratan Umum bagi Seluruh Pelamar

Selain persyaratan khusus per posisi, pelamar diharapkan memiliki:

  • Kemampuan analitis yang kuat, terutama dalam memahami dan mengevaluasi sistem rujukan atau sistem pelayanan kesehatan.

  • Kemampuan bekerja dalam tim yang terdiri dari individu dengan latar belakang keahlian berbeda.

  • Kemampuan adaptasi tinggi, mengingat lingkungan kerja yang dinamis dan agenda kerja yang kompleks.

  • Kemampuan komunikasi interpersonal yang baik, baik dengan pejabat pemerintah, lembaga donor internasional, hingga tenaga kesehatan daerah.

  • Penguasaan bahasa Inggris lisan dan tulisan secara profesional.

  • Integritas dan etika kerja yang tinggi.


Jadwal dan Cara Pendaftaran

Periode penerimaan aplikasi dibuka pada:

29 Januari – 10 Februari 2026

Calon pelamar dapat mendaftar melalui tautan resmi berikut:

https://s.kemkes.go.id/RecruitmentIHSSBatchV

Untuk informasi lebih lengkap mengenai proyek IHSS, kunjungi situs resmi:

ihss.kemkes.go.id


Jika Anda memiliki pengalaman, keahlian, dan dedikasi untuk membantu memperkuat sistem kesehatan Indonesia, ini adalah kesempatan berharga untuk berkontribusi secara langsung pada pembangunan kesehatan nasional. Semoga sukses dalam proses pendaftaran!

Location

Photos