Job Description

REKRUTMEN CALON BINTARA TENTARA NASIONAL INDONESIA ANGKATAN LAUT (TNI AL)
Gelombang II – Tahun Anggaran 2026
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut
Profil Umum TNI AL sebagai Penjaga Kedaulatan Laut Indonesia
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) merupakan salah satu matra utama dalam struktur Tentara Nasional Indonesia, yang memiliki mandat strategis untuk menjaga, mengamankan, dan mempertahankan wilayah laut Indonesia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, dengan lebih dari 17.000 pulau dan luas wilayah laut mencapai lebih dari dua pertiga total wilayah NKRI, kehadiran TNI AL bukan hanya penting, melainkan menjadi garis pertahanan pertama dalam menjaga keutuhan bangsa.
TNI AL berperan dalam mengamankan jalur laut, menjaga stabilitas kawasan maritim, melindungi kekayaan alam bawah laut, serta mencegah ancaman baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Operasi yang dilakukan meliputi operasi militer untuk perang (OMP), operasi militer selain perang (OMSP), patroli perbatasan, pengamanan ALKI, hingga operasi kemanusiaan seperti pencarian dan penyelamatan (SAR), bantuan bencana, serta dukungan diplomasi pertahanan.
Sebagai organisasi modern, TNI AL terus melakukan pembinaan kekuatan, pembaruan teknologi, dan peningkatan kapasitas personel. Hal ini bertujuan agar Angkatan Laut Indonesia mampu berdiri sejajar dan disegani oleh angkatan laut negara lain, sekaligus siap menghadapi dinamika keamanan maritim yang semakin kompleks.
Visi TNI AL
“Terwujudnya TNI AL yang handal dan disegani.”
Visi ini menggambarkan cita-cita besar TNI AL untuk membangun kekuatan maritim yang modern, profesional, dan memiliki daya gentar dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia. Menjadi angkatan laut yang “disegani” bukan hanya dari aspek kekuatan alutsista, melainkan juga kualitas personel, disiplin, moralitas, profesionalisme, dan kesiapan tempur.
Misi TNI AL
- Membina kekuatan dan kemampuan Angkatan Laut secara berkelanjutan melalui proses yang efektif dan efisien.
- Menjaga tegaknya kedaulatan negara dan hukum di wilayah laut Indonesia serta memastikan keamanan laut nasional tetap kondusif.
- Menjalankan diplomasi Angkatan Laut dan membangun pemberdayaan wilayah pertahanan maritim sebagai bagian dari strategi pertahanan negara.
- Mewujudkan prajurit TNI AL yang bermoral tinggi, profesional, dan memiliki loyalitas kepada bangsa dan negara.
- Membangun kekuatan TNI AL menuju Minimum Essential Force (MEF) sesuai arah pembangunan kekuatan pertahanan.
- Mendukung tugas kemanusiaan dalam berbagai bentuk, termasuk evakuasi, bantuan bencana, dan misi kemanusiaan lainnya.
- Mengembangkan organisasi TNI AL yang bersih, modern, efektif, efisien, dan berwibawa.
- Meningkatkan kesejahteraan keluarga besar TNI AL untuk mendukung keberhasilan tugas secara optimal.

Penerimaan Calon Bintara TNI AL Gelombang II Tahun Anggaran 2026
Berdasarkan informasi resmi dari situs pendaftaran al.rekrutmen-tni.mil.id, TNI AL membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk mengikuti seleksi Calon Bintara TNI AL Gelombang II Tahun 2026. Program ini adalah jalur pembentukan bagi masyarakat umum yang ingin mengabdikan diri sebagai Bintara—level keprajuritan yang memegang peranan vital dalam struktur organisasi Angkatan Laut.
Menjadi Bintara TNI AL bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa untuk melayani negara. Bintara bertugas sebagai penghubung antara Tamtama dan Perwira, menjalankan fungsi teknis maupun kepemimpinan, serta menjadi tulang punggung operasional di berbagai satuan seperti KRI, Marinir, pangkalan TNI AL, maupun unit strategis lainnya.
A. PERSYARATAN UMUM
Pendaftar wajib memenuhi seluruh ketentuan berikut agar dapat mengikuti proses seleksi:
1. Status Kewarganegaraan dan Keyakinan
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memeluk salah satu agama resmi di Indonesia (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, atau Konghucu).
2. Kondisi Fisik & Kesehatan
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak memiliki tato atau bekas tato, kecuali karena alasan medis yang dapat dibuktikan.
- Tidak bertindik bagi pria; tindik bagi wanita hanya diperbolehkan bila sesuai ketentuan adat tertentu.
- Tidak buta warna.
- Tidak menggunakan kacamata maupun softlens.
- Tidak memiliki riwayat penyakit berat yang dapat menghambat pelaksanaan tugas militer.
3. Catatan Hukum
- Berkelakuan baik dan tidak pernah terlibat tindak kriminal, yang dibuktikan melalui SKCK dari Polres setempat.
- Tidak sedang dalam proses hukum maupun kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan keputusan pengadilan.
4. Status Perkawinan
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama.
5. Standar Fisik
- Tinggi badan minimal 163 cm, dengan berat badan proporsional berdasarkan standar kesehatan TNI.
6. Pendidikan
- Berijazah minimal SMA/MA/SMK pada jurusan yang ditentukan, dengan nilai rata-rata (UAN + UAS) minimal 55,00.
- Atau berijazah D3 pada program studi tertentu yang dibutuhkan TNI AL.
- Usia pada saat pembukaan pendidikan:
- SMA/MA/SMK: 17 tahun 10 bulan – 22 tahun
- D3: Maksimal 24 tahun
7. Persyaratan Administrasi Tambahan
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun sejak dilantik.
- Calon lulusan tahun 2026 yang belum memiliki ijazah wajib melampirkan Surat Hasil Tes Kemampuan Akademis (TKA).
- Tidak berstatus sebagai anggota TNI, Polri, atau PNS.
- Apabila sedang bekerja, wajib melampirkan surat persetujuan dari instansi serta pernyataan kesediaan berhenti apabila diterima.
- Dokumen keluarga (Akte, KK, KTP calon dan orang tua) harus sesuai ketentuan dan tidak menggunakan akta tunggal atau KK tunggal tanpa pembetulan dari Disdukcapil.
- Memiliki kartu BPJS kesehatan aktif.
- Memiliki akun media sosial aktif minimal 6 bulan sebagai bentuk validasi data diri modern.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI tanpa syarat.
8. Persyaratan Domisili & Prosedur Pendaftaran
- Domisili sesuai KTP minimal 12 bulan di wilayah panitia daerah pendaftaran.
- Mengisi formulir secara online di al.rekrutmen-tni.mil.id.
- Melakukan daftar ulang fisik dengan membawa dokumen asli.
B. TUGAS, PERAN, & TANGGUNG JAWAB SEORANG BINTARA TNI AL (PENJELASAN MENDALAM)
Sebagai Bintara, peserta yang diterima akan menjalankan fungsi penting dalam satuan operasional maupun administrasi. Berikut adalah uraian tugas yang diperluas untuk memberikan gambaran komprehensif:
1. Tugas Kepemimpinan Tingkat Pertama
Bintara adalah pengawas lapangan dan pembina bagi Prajurit Tamtama. Mereka bertugas:
- Mengarahkan, mengawasi, dan memimpin pelaksanaan tugas teknis harian.
- Membina sikap, disiplin, dan kesiapan anggota di bawahnya.
- Menjadi panutan dalam moral, etika, serta loyalitas.
2. Tugas Operasional di Kapal Perang (KRI)
Bintara dapat ditempatkan di berbagai pos penting di atas kapal perang, di antaranya:
- Juru mesin kapal.
- Navigator dan pengamat laut.
- Operator radar dan sonar.
- Komunikasi dan isyarat laut.
- Pengawak persenjataan kapal.
Di lingkungan ini, Bintara memegang peranan krusial agar setiap operasi pelayaran berjalan aman dan efektif.
3. Penugasan di Pasukan Marinir
Bagi Bintara yang ditempatkan di Korps Marinir TNI AL, mereka bertugas:
- Melaksanakan operasi pendaratan amfibi.
- Menjalankan operasi darat dan penugasan khusus.
- Menjadi komandan regu pada satuan kecil Marinir.
4. Penugasan di Pangkalan TNI AL
Di pangkalan, Bintara berperan dalam:
- Administrasi dan logistik pangkalan.
- Pengamanan fasilitas militer.
- Pengawasan perawatan alutsista laut.
- Dukungan komunikasi dan teknologi informasi.
5. Misi Kemanusiaan & Diplomasi
TNI AL aktif dalam operasi:
- SAR dan evakuasi.
- Pengiriman bantuan bencana.
- Latihan bersama dengan negara sahabat.
Bintara sering dilibatkan sebagai pelaksana teknis maupun komando lapangan.
C. KETENTUAN LAIN-LAIN
- Dapat melampirkan sertifikat prestasi minimal tingkat provinsi (jika ada).
- Seleksi tingkat daerah akan dilakukan di lokasi yang ditentukan panitia daerah.
- Peserta yang lulus daerah akan mengikuti seleksi pusat di Lapetal Malang, seluruh biaya ditanggung negara.
- Peserta yang tidak lulus seleksi pusat akan dipulangkan ke daerah masing-masing dengan biaya negara.
- Calon hanya boleh mendaftar satu tempat pendaftaran.
Jadwal Penting
- Pendaftaran Online: 2 Februari – 31 Maret 2026
- Validasi Berkas: 18 Februari – 31 Maret 2026
- Website Pendaftaran: al.rekrutmen-tni.mil.id