Job Description
Lamar langsung disini : https://tally.so/r/jajKB4
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau yang lebih dikenal dengan Bank BJB kembali membuka kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja melalui program pemagangan Abdi bjb Internship Program periode September 2026. Program ini ditujukan bagi lulusan SMA/SMK hingga perguruan tinggi yang ingin mengembangkan keterampilan profesional dan mengenal lebih dekat dunia perbankan, khususnya pada bidang pelayanan nasabah dan operasional transaksi.
Dalam rekrutmen kali ini, Bank BJB membuka kesempatan pemagangan untuk dua bidang pekerjaan, yaitu Customer Service dan Teller. Kedua posisi tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan operasional perbankan sehari-hari. Peserta yang mengikuti program akan memperoleh kesempatan untuk mengenal prosedur pelayanan, memahami kebutuhan nasabah, serta mempelajari proses transaksi dan administrasi yang diterapkan di lingkungan perbankan.
Kesempatan ini juga terbuka bagi pelamar dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Untuk jenjang pendidikan menengah, kandidat dapat berasal dari lulusan SMA atau SMK yang memenuhi persyaratan nilai rapor dan usia. Sementara itu, lulusan perguruan tinggi minimal D1 dari berbagai program studi juga dapat mendaftar selama memenuhi ketentuan akreditasi, IPK, usia, dan status perkawinan yang ditetapkan.
Penempatan program pemagangan mencakup sejumlah kota di wilayah Sumatera, antara lain Bandar Lampung, Palembang, Pekanbaru, Medan, dan Batam. Melalui program ini, peserta diharapkan dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai aktivitas kerja di lembaga keuangan, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membangun kedisiplinan dan ketelitian yang diperlukan untuk bekerja di sektor perbankan.

Profil Perusahaan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Bank BJB merupakan salah satu lembaga perbankan pembangunan daerah di Indonesia yang berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat. Perusahaan ini dikenal sebagai bank yang menjalankan kegiatan usaha perbankan sekaligus mendukung kebutuhan keuangan masyarakat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, khususnya di wilayah Jawa Barat dan Banten.
Bank BJB memiliki sejarah panjang dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Perusahaan ini didirikan pada 20 Mei 1961 dengan bentuk badan hukum perseroan terbatas. Dalam perjalanan perkembangannya, bank ini mengalami perubahan status dan menjadi salah satu badan usaha milik daerah yang kepemilikan sahamnya melibatkan pemerintah daerah. Seiring dengan perkembangan kegiatan usaha dan perubahan kebutuhan industri perbankan, Bank BJB kemudian berkembang menjadi perusahaan terbuka yang sahamnya diperdagangkan di pasar modal.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank BJB memiliki peran dalam menyediakan layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kelompok masyarakat. Layanan tersebut meliputi penghimpunan dana melalui tabungan, giro, dan deposito, penyaluran kredit, layanan transaksi perbankan, serta berbagai fasilitas digital yang mendukung kemudahan bertransaksi. Selain melayani nasabah perorangan, perusahaan juga menyediakan berbagai layanan bagi nasabah korporasi, instansi pemerintahan, dan pelaku usaha.
Salah satu tonggak penting dalam perkembangan Bank BJB adalah diperolehnya status sebagai bank devisa pada 2 Agustus 1990. Status tersebut memungkinkan bank untuk menjalankan kegiatan usaha tertentu yang berkaitan dengan transaksi valuta asing dan layanan perbankan internasional sesuai ketentuan yang berlaku. Perkembangan ini turut memperluas cakupan layanan perusahaan dan mendukung kebutuhan nasabah yang memiliki aktivitas ekonomi lintas negara.
Jaringan kantor dan layanan perbankan
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Bank BJB didukung oleh jaringan kantor dan fasilitas transaksi yang tersebar di berbagai wilayah. Berdasarkan informasi yang tercantum dalam pengumuman rekrutmen, jaringan perusahaan meliputi:
-
65 kantor cabang.
-
314 kantor cabang pembantu.
-
349 kantor kas.
-
1.529 ATM.
-
171 payment point.
-
5 kantor wilayah.
-
34 lokasi Weekend Banking.
Jaringan tersebut menjadi bagian dari infrastruktur layanan perusahaan untuk mendekatkan akses perbankan kepada masyarakat. Keberadaan kantor cabang dan cabang pembantu membantu nasabah memperoleh layanan yang membutuhkan interaksi langsung dengan petugas bank. Sementara itu, ATM dan fasilitas transaksi lainnya memberikan alternatif untuk melakukan kegiatan perbankan secara lebih praktis.
Dalam industri yang semakin mengandalkan teknologi, layanan digital juga menjadi bagian penting dari kegiatan perbankan. Penggunaan aplikasi, layanan transaksi elektronik, serta sistem administrasi berbasis teknologi membutuhkan tenaga kerja yang mampu mengikuti prosedur, menjaga kerahasiaan informasi, dan memberikan bantuan kepada nasabah dengan baik.
Budaya kerja dan pengembangan sumber daya manusia
Kegiatan perbankan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki integritas, ketelitian, kemampuan berkomunikasi, serta tanggung jawab yang tinggi. Petugas bank tidak hanya bertugas melayani kebutuhan nasabah, tetapi juga harus memastikan bahwa setiap kegiatan operasional dilakukan sesuai prosedur perusahaan dan ketentuan yang berlaku.
Melalui program pemagangan Abdi bjb, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja perbankan secara langsung. Program ini dapat menjadi sarana pembelajaran bagi lulusan baru yang ingin memperoleh pengalaman sebelum memasuki dunia kerja secara lebih luas. Peserta juga dapat membangun kebiasaan kerja yang profesional, seperti disiplin waktu, bekerja sama dengan rekan satu tim, menjaga penampilan, dan menangani informasi nasabah secara bertanggung jawab.
Perlu dipahami bahwa program pemagangan berbeda dengan perekrutan karyawan tetap. Informasi mengenai durasi magang, besaran uang saku, fasilitas, mekanisme evaluasi, dan peluang pengangkatan setelah program berakhir perlu merujuk pada ketentuan resmi yang diberikan oleh pihak Bank BJB.
Posisi yang Dibuka: Abdi bjb Internship Program – Customer Service & Teller
1. Customer Service
Customer Service merupakan petugas yang berinteraksi langsung dengan nasabah untuk memberikan informasi, membantu kebutuhan administrasi, serta menangani pertanyaan dan keluhan. Posisi ini membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik, kesabaran, ketelitian, dan sikap profesional.
2. Teller
Teller bertanggung jawab melayani transaksi keuangan nasabah di loket bank. Pekerjaan ini berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran uang tunai, pemeriksaan dokumen transaksi, pencatatan, serta memastikan kesesuaian transaksi dengan prosedur operasional.
Kedua bidang tersebut merupakan bagian penting dalam operasional kantor cabang. Customer Service lebih banyak berfokus pada pelayanan informasi, administrasi, dan penyelesaian kebutuhan nasabah, sedangkan Teller menangani transaksi keuangan yang memerlukan ketepatan pencatatan serta pengendalian risiko.
Peserta program pemagangan diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempelajari proses kerja, memahami standar pelayanan, dan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam industri jasa keuangan.
1. Job Desk Customer Service
Customer Service memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang ramah, jelas, dan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Dalam kegiatan sehari-hari, petugas di bidang ini menjadi salah satu pihak pertama yang ditemui nasabah ketika datang ke kantor bank untuk mendapatkan bantuan.
Berikut gambaran tugas dan tanggung jawab yang berkaitan dengan pekerjaan Customer Service di lingkungan perbankan.
A. Memberikan informasi produk dan layanan perbankan
Customer Service bertugas memberikan penjelasan mengenai produk dan layanan bank kepada nasabah. Informasi yang diberikan dapat mencakup jenis rekening, persyaratan pembukaan rekening, fasilitas transaksi, serta ketentuan layanan yang berlaku.
Petugas harus mampu menyampaikan informasi menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Apabila terdapat pertanyaan yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut, Customer Service perlu memastikan informasi yang diberikan sesuai dengan ketentuan perusahaan.
B. Membantu proses administrasi nasabah
Pekerjaan Customer Service juga berkaitan dengan pelayanan administrasi. Contohnya membantu nasabah memahami dokumen yang diperlukan untuk pembukaan rekening, perubahan data, atau pengajuan layanan tertentu.
Dalam menjalankan tugas ini, petugas perlu memeriksa kelengkapan dokumen berdasarkan prosedur yang berlaku. Ketelitian menjadi hal penting karena kesalahan dalam pencatatan atau pemeriksaan data dapat menimbulkan kendala pada proses pelayanan berikutnya.
C. Menangani pertanyaan dan keluhan nasabah
Customer Service perlu memahami cara menerima dan menangani pertanyaan maupun keluhan nasabah dengan sikap yang tenang dan sopan. Setiap keluhan harus dipahami terlebih dahulu agar petugas dapat memberikan informasi atau mengarahkan nasabah kepada unit yang berwenang.
Kemampuan mendengarkan secara aktif diperlukan agar kebutuhan nasabah dapat diidentifikasi dengan tepat. Petugas juga harus mampu menjaga profesionalisme ketika menghadapi nasabah yang sedang mengalami kesulitan atau merasa tidak puas terhadap suatu layanan.
D. Mendukung kegiatan pelayanan di kantor cabang
Selain melayani nasabah secara langsung, Customer Service dapat membantu kegiatan pelayanan lain sesuai arahan petugas pembimbing dan ketentuan kantor cabang. Kegiatan tersebut dapat mencakup pengaturan antrean, membantu nasabah memahami alur pelayanan, serta berkoordinasi dengan unit lain untuk memastikan kebutuhan nasabah ditangani secara tepat.
E. Menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi
Dalam industri perbankan, data nasabah merupakan informasi yang harus dilindungi. Oleh karena itu, petugas Customer Service wajib mengikuti prosedur keamanan informasi dan menjaga kerahasiaan dokumen maupun data yang diperoleh selama bekerja.
Peserta pemagangan perlu memahami bahwa informasi nasabah tidak boleh digunakan atau disebarluaskan di luar kepentingan pekerjaan yang sah. Kepatuhan terhadap ketentuan perlindungan data dan prosedur internal menjadi bagian penting dari pembelajaran profesional.
F. Meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan
Customer Service dituntut untuk mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal. Petugas perlu bersikap ramah, menjaga bahasa tubuh, menyampaikan penjelasan secara terstruktur, dan menyesuaikan cara berkomunikasi dengan kebutuhan nasabah.
Melalui kegiatan pelayanan secara langsung, peserta magang dapat melatih kepercayaan diri, kemampuan mengelola percakapan, serta keterampilan menyelesaikan masalah dalam situasi kerja nyata.
2. Job Desk Teller
Teller merupakan petugas yang menjalankan kegiatan transaksi keuangan di kantor cabang. Posisi ini membutuhkan konsentrasi tinggi, kemampuan berhitung, ketelitian dalam memeriksa dokumen, dan kepatuhan terhadap prosedur transaksi.
Berikut gambaran tanggung jawab pekerjaan Teller yang dapat menjadi bahan pemahaman bagi calon peserta magang.
A. Melayani transaksi setoran dan penarikan
Salah satu tugas utama Teller adalah membantu nasabah melakukan transaksi setoran dan penarikan tunai sesuai ketentuan yang berlaku. Petugas perlu memeriksa informasi transaksi, memastikan kesesuaian jumlah uang, serta mengikuti tahapan verifikasi yang ditetapkan bank.
Dalam pekerjaan ini, ketelitian sangat penting karena transaksi melibatkan dana nasabah. Peserta magang yang membantu kegiatan Teller perlu mengikuti arahan pembimbing dan hanya melaksanakan tugas sesuai dengan kewenangan yang diberikan.
B. Memeriksa kelengkapan dokumen transaksi
Setiap transaksi perbankan memiliki persyaratan administrasi tertentu. Teller perlu memeriksa dokumen dan informasi yang diperlukan sebelum transaksi diproses.
Pemeriksaan dapat mencakup kesesuaian data, kelengkapan formulir, serta validasi sesuai prosedur internal. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, petugas harus mengikuti mekanisme penanganan yang telah ditentukan.
C. Melakukan pencatatan dan pemeriksaan transaksi
Kegiatan transaksi harus tercatat secara akurat dalam sistem yang digunakan bank. Teller perlu memastikan data transaksi yang dimasukkan sesuai dengan dokumen dan instruksi nasabah.
Pencatatan yang benar akan membantu proses rekonsiliasi dan pemeriksaan operasional. Peserta pemagangan dapat mempelajari pentingnya dokumentasi yang rapi serta hubungan antara ketelitian individu dan kelancaran kegiatan kantor cabang.
D. Menjaga ketepatan pengelolaan uang tunai
Teller berhubungan langsung dengan uang tunai sehingga perlu memahami prosedur penghitungan, penyimpanan, dan pemeriksaan uang sesuai tanggung jawabnya. Petugas harus memperhatikan kemungkinan kesalahan penghitungan, uang yang tidak sesuai ketentuan, dan perbedaan antara catatan transaksi dengan kondisi fisik uang.
Prosedur pengamanan uang tunai harus dipatuhi secara konsisten. Tanggung jawab dan kewenangan setiap peserta magang dalam kegiatan ini akan mengikuti kebijakan dan arahan pembimbing di tempat penugasan.
E. Memberikan pelayanan kepada nasabah
Meskipun lebih berfokus pada transaksi, Teller tetap berperan dalam memberikan pengalaman pelayanan yang baik kepada nasabah. Petugas perlu melayani dengan sopan, menjelaskan informasi transaksi yang relevan, serta menjaga komunikasi yang jelas dan efisien.
Kemampuan bekerja secara cepat tanpa mengabaikan ketelitian merupakan salah satu keterampilan yang dapat dikembangkan melalui pengalaman di bidang ini.
F. Mematuhi prosedur operasional dan pengendalian risiko
Teller harus menjalankan tugas sesuai prosedur operasional standar, termasuk ketentuan pemeriksaan transaksi, pengamanan dokumen, dan pelaporan apabila ditemukan ketidaksesuaian. Ketaatan terhadap prosedur merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dana dan kelancaran kegiatan operasional bank.
Bagi peserta magang, pemahaman mengenai pentingnya pengendalian risiko merupakan salah satu pembelajaran yang berguna untuk membangun sikap profesional dalam industri keuangan.
Persyaratan dan Kualifikasi Pelamar
Bank BJB membuka program pemagangan Abdi bjb untuk dua jenjang pendidikan, yaitu pendidikan menengah dan perguruan tinggi. Masing-masing jenjang memiliki persyaratan yang berbeda, sehingga pelamar perlu memastikan bahwa seluruh ketentuan yang berlaku telah dipenuhi sebelum mengajukan lamaran.
A. Kualifikasi jenjang pendidikan menengah
-
Memiliki pendidikan terakhir minimal SMA atau SMK.
-
Memiliki nilai rapor minimal 7 pada skala penilaian 10.
-
Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 24 tahun.
-
Belum menikah pada saat melamar.
Persyaratan ini memberikan kesempatan bagi lulusan SMA/SMK yang ingin memperoleh pengalaman kerja di lingkungan perbankan. Kandidat dari berbagai jurusan dapat mempersiapkan diri dengan memahami dasar pelayanan pelanggan, administrasi, dan komunikasi profesional.
B. Kualifikasi jenjang pendidikan perguruan tinggi
-
Memiliki pendidikan minimal Diploma 1 (D1).
-
Berasal dari perguruan tinggi dan program studi dengan akreditasi minimal B atau Baik Sekali.
-
Terbuka bagi lulusan dari seluruh program studi.
-
Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 dari skala 4,00.
-
Berusia maksimal 24 tahun.
-
Belum menikah pada saat melamar.
Persyaratan pendidikan tinggi ini membuka peluang bagi lulusan dari beragam disiplin ilmu untuk mengenal dunia perbankan. Kandidat yang memenuhi kualifikasi dapat memanfaatkan pengalaman magang untuk memahami standar pelayanan, administrasi, dan operasional lembaga keuangan.
Area Penempatan Program Pemagangan
Untuk periode September 2026, area penempatan yang dicantumkan dalam pengumuman rekrutmen mencakup lima kota di wilayah Sumatera.
1. Bandar Lampung
Provinsi Lampung
Bandar Lampung merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi dan perdagangan di bagian selatan Pulau Sumatera.
2. Palembang
Provinsi Sumatera Selatan
Kota Palembang menjadi pusat aktivitas bisnis, perdagangan, dan layanan masyarakat di Sumatera Selatan.
3. Pekanbaru
Provinsi Riau
Pekanbaru merupakan salah satu kota dengan aktivitas ekonomi dan jasa yang berkembang di wilayah timur Sumatera.
4. Medan
Provinsi Sumatera Utara
Medan menjadi pusat kegiatan ekonomi, perdagangan, dan jasa di Sumatera Utara.
5. Batam
Kepulauan Riau
Batam memiliki kegiatan industri, perdagangan, dan jasa yang berkaitan dengan posisinya sebagai salah satu kawasan ekonomi strategis.
Pelamar perlu memperhatikan bahwa daftar kota tersebut merupakan area penempatan yang dicantumkan dalam pengumuman. Informasi mengenai kantor cabang spesifik, pilihan lokasi yang dapat diajukan, dan kemungkinan penyesuaian penempatan perlu dikonfirmasi kepada penyelenggara rekrutmen.
Kompetensi yang Perlu Dipersiapkan Calon Peserta
Selain memenuhi persyaratan administratif, calon peserta sebaiknya mempersiapkan sejumlah keterampilan dasar yang relevan dengan pekerjaan Customer Service dan Teller. Kemampuan tersebut akan membantu peserta beradaptasi dengan lingkungan kerja dan mengikuti kegiatan pemagangan secara optimal.
1. Kemampuan komunikasi
Peserta perlu mampu menyampaikan informasi secara jelas, sopan, dan mudah dipahami. Keterampilan ini sangat dibutuhkan karena kedua posisi berhubungan langsung dengan nasabah. Kemampuan mendengarkan, mengajukan pertanyaan yang tepat, dan menjelaskan informasi secara terstruktur juga akan membantu proses pelayanan.
2. Ketelitian dan kemampuan berhitung
Ketelitian merupakan kompetensi penting terutama untuk pekerjaan Teller. Kesalahan dalam memeriksa data atau menghitung uang dapat menimbulkan kendala operasional. Peserta sebaiknya membiasakan diri melakukan pemeriksaan ulang, memperhatikan detail, dan bekerja secara sistematis.
3. Kedisiplinan dan tanggung jawab
Kegiatan operasional perbankan memiliki prosedur dan jadwal yang harus dipatuhi. Peserta magang diharapkan mampu hadir tepat waktu, menyelesaikan tugas yang diberikan, menjaga kerapian administrasi, dan mengikuti arahan pembimbing.
4. Kemampuan menggunakan komputer
Pengetahuan dasar tentang pengoperasian komputer, pengolahan dokumen, dan aplikasi perkantoran dapat membantu peserta dalam menjalankan tugas administratif. Kemampuan beradaptasi dengan sistem informasi baru juga menjadi nilai pembelajaran yang bermanfaat.
5. Integritas dan kerahasiaan
Peserta harus memahami bahwa bekerja di lingkungan perbankan melibatkan informasi dan transaksi yang bersifat rahasia. Sikap jujur, bertanggung jawab, serta kepatuhan terhadap peraturan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan.
Cara Mempersiapkan Lamaran
Calon peserta yang berminat mengikuti Abdi bjb Internship Program periode September 2026 dapat mulai mempersiapkan dokumen dan informasi yang diperlukan. Pengumuman yang diberikan belum mencantumkan alamat pendaftaran, tanggal penutupan, maupun daftar dokumen resmi, sehingga pelamar perlu mengecek ketentuan terbaru melalui kanal rekrutmen resmi Bank BJB sebelum mengirimkan lamaran.
Berikut beberapa langkah persiapan yang dapat dilakukan:
-
Memeriksa persyaratan pendidikan. Pastikan jenjang pendidikan, nilai rapor atau IPK, serta akreditasi perguruan tinggi dan program studi telah sesuai dengan ketentuan program.
-
Memastikan kesesuaian usia dan status perkawinan. Periksa kembali persyaratan usia dan status belum menikah yang berlaku pada saat pendaftaran.
-
Mempersiapkan dokumen pribadi. Siapkan dokumen identitas, ijazah, transkrip nilai atau rapor, serta dokumen pendukung lain yang mungkin diminta dalam proses pendaftaran.
-
Menyusun CV yang jelas. Cantumkan identitas, riwayat pendidikan, pengalaman organisasi, keterampilan, dan informasi relevan lainnya secara ringkas dan mudah dibaca.
-
Mempelajari profil Bank BJB. Kenali sejarah perusahaan, layanan perbankan, dan gambaran tugas Customer Service serta Teller agar lebih siap menghadapi proses seleksi.
-
Memeriksa kanal pendaftaran resmi. Pastikan informasi mengenai periode pendaftaran, mekanisme seleksi, dan alamat pengiriman lamaran benar-benar berasal dari sumber resmi perusahaan.
Pelamar sebaiknya tidak mengirimkan dokumen sensitif melalui tautan atau kontak yang belum terverifikasi. Waspadai pula pihak yang meminta pembayaran biaya seleksi, pelatihan, atau jaminan kelulusan atas nama perusahaan.
Mengapa Program Magang Ini Relevan bagi Lulusan Baru?
Bagi lulusan SMA/SMK maupun perguruan tinggi, pengalaman kerja dapat menjadi salah satu bekal penting dalam mempersiapkan karier. Program pemagangan memberikan kesempatan untuk mengenal suasana kerja profesional, mempraktikkan keterampilan yang telah dipelajari, dan memahami standar yang diterapkan dalam suatu industri.
Pengalaman di bidang Customer Service dapat membantu peserta membangun kemampuan komunikasi, pelayanan, dan penanganan keluhan. Sementara itu, pengalaman di bidang Teller dapat memperkenalkan peserta pada proses transaksi keuangan, administrasi, dan pentingnya ketelitian dalam pekerjaan.
Selain keterampilan teknis, peserta juga dapat mempelajari cara bekerja dalam tim, berkoordinasi dengan rekan kerja, serta mengikuti arahan atasan dan pembimbing. Pengalaman tersebut berpotensi menjadi bekal ketika melamar pekerjaan lain setelah program berakhir.
Meskipun demikian, program pemagangan tidak boleh dipandang sebagai jaminan memperoleh pekerjaan tetap di Bank BJB. Peserta perlu memahami ketentuan program dan mengembangkan kompetensi selama mengikuti kegiatan agar pengalaman yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk pengembangan karier berikutnya.
Ringkasan Lowongan Kerja Bank BJB September 2026
|
Keterangan |
Informasi |
|---|---|
|
Nama perusahaan |
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk |
|
Nama program |
Abdi bjb Internship Program |
|
Periode |
September 2026 |
|
Posisi |
Customer Service & Teller |
|
Jenjang pendidikan |
SMA/SMK dan minimal D1 |
|
Pendidikan tinggi |
Semua program studi dengan akreditasi minimal B/Baik Sekali |
|
IPK minimal |
2,75 dari skala 4 |
|
Nilai rapor minimal |
7 dari skala 10 untuk jenjang SMA/SMK |
|
Usia |
18–24 tahun untuk jenjang SMA/SMK; maksimal 24 tahun untuk perguruan tinggi |
|
Status perkawinan |
Belum menikah |
|
Area penempatan |
Bandar Lampung, Palembang, Pekanbaru, Medan, Batam |
Penutup
Rekrutmen Abdi bjb Internship Program September 2026 menjadi kesempatan bagi lulusan baru yang ingin mengenal lebih dekat pekerjaan di industri perbankan. Dengan pilihan bidang Customer Service dan Teller, program ini memberikan ruang bagi peserta untuk mempelajari keterampilan pelayanan, administrasi, serta operasional transaksi keuangan.
Calon peserta yang memenuhi persyaratan dapat mulai menyiapkan dokumen dan mempelajari profil perusahaan sebelum melakukan pendaftaran. Pastikan seluruh informasi mengenai jadwal seleksi, mekanisme pengiriman lamaran, dan ketentuan pemagangan dikonfirmasi melalui kanal resmi Bank BJB agar proses pendaftaran berjalan dengan tepat.